Minggu, 06 November 2011

`•.♥¸.•``•.♥¸.•` Menghormati dan Memanusiakan Seseorang `•.♥¸.•``•.♥¸.•`

Dalam dunia keseharian, rasa tidak dihargai oleh orang lain bisa menjadi masalah besar.
Seringkali seorang bawahan atau rekan kerja atau bahkan atasan berselisih paham dengan kita bukan karena niat berselisih.
Biasanya mereka bisa berselisih karena merasa diabaikan. Tidak diorangkan atau tidak di anggap!

Seurieus kan sudah bilang, "Rocker juga manusia, punya rasa punya hati. Jangan samakan dengan pisau belati.........."

Jika kita ingin menilai seseorang, nilailah bahwa tiap orang pada dasarnya ingin dihargai.
Jika seseorang berbicara panjang lebar mengenai suatu topik, hargailah dia.
Karena dia ingin di pandang sebagai seseorang yang menguasai suatu materi.

Jika seseorang melakukan sesuatu namun masih kurang berhasil, hargailah.
Karena dengan menghargai pekerjaannya, kita bisa membantu dia untuk bisa berhasil.

Jika ada bawahan atau rekan kerja atau atasan berselisih paham dengan kita, cobalah menempatkan diri kita dalam bingkai pemikiran dia.
Seperti halnya kita tidak mau di anggap enteng (under estimate), demikian halnya dengan orang lain.
Seperti halnya kita belum tentu mau dianggap salah, demikian juga orang lain.
Siapapun dia, pastilah ingin dihargai dan dimanusiakan.
Tidak memandang pekerjaan, SARA, asal muasal, orang tua, pangkat, kedudukan dan hal lainnya, orang pada prinsipnya ingin dihargai.

Jika kita mau memandang seseorang dalam bingkai penghargaan, respon positif orang lain tentunya akan positif.
Jangan khawatir jika respon yang didapat masih negatif.
Mungkin masih ada pendekatan yang kurang atau situasi yang kurang tepat agar tujuan kita bisa tercapai.

Jika ada seseorang berbuat kesalahan, mungkin ada masalah yang mendera pikirannya.
Rasa simpati dan pandangan menghargai akan sangat membantu kita dalam berhubungan dengan orang lain. 



Hargailah seseorang!! 
Nantinya penghargaan yang sama akan kembali kepada kita sendiri.



Menghormati dan Memanusiakan Seseorang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar