Sabtu, 04 September 2010

●►- Brankas Hati -◄●











Setangkai rasa masih melekat pada brankas hati
Ribuan kuncup terikat pita telah ditahtakan di atas hatimu yang lapang
Sekarang tinggal setangkai
Kembangnya memerah pada ruas-ruasnya yang tipis dan lembut
Mungkin tidak seharum kesuma kemboja pun dahlia
Tapi rasa itu masih mekar

Tak ada pernak-pernik yang menemani kembang itu
Tak ada koin emas pun kemilau berlian dalam brankas
Tak juga ia bertangkai duri
Dari padanya tak dapat diambil orang
Kadang ada kupu-kupu cantik yang datang mengitarinya
Tapi ia tetap di sana
Sebab mahkluk cantik itu datang sebentar lalu pergi
Entah kemana.........

Brankas itu sedang setengah terkunci
Tapi mudah terbuka juga
Kuncinya sudah diselipkan dalalm timbunan kembang yang ada padamu
Kau pun tahu kata sandinya
Setelah tangkai yang terakhir menari di jemarimu, brankas dapat kau tutup rapat-rapat
Dan brangkas itu sedang menjadi milikmu
H a t i k u.........


Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar